loading...

BeritaSepuluh.net – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, negara tidak boleh kalah dengan organisasi masyarakat (ormas). Dan setiap ormas wajib mengikuti aturan yang sudah ditentukan undang-undang.

“Ormas, kalau melakukan pelanggaran hukum, misalnya intimidasi pemerasan, ya tangkap saja. Kalau pidana, tangkap saja oleh polda, polres, atau polisi yang ada. Negara tidak boleh kalah oleh ormas mana pun juga,” tutur Tito di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

lg.php?bannerid=787&campaignid=78&zoneid=176&loc=https%3A%2F%2Fm.mediaindonesia

Pernyataan Tito ini terkait dugaan aksi premanisme di Bekasi yang difasilitasi pemda setempat. Dugaan ini terungkap lewat video yang viral sejak awal pekan ini.

Mendagri kembali menegaskan, jika ada pemda yang melakukan kerja sama dengan ormas melalui jalur pembinaan, bentuk kerja samanya itu tidak boleh merugikan kepentingan pengusaha.

“Kalau seandainya bekerja sama dengan pemda, bicara dulu tripartit. Para pengusaha yang akan tekena dampak itu harus diundang, mau gak pengusaha itu. Kalau para pengusaha mau, ya silakan saja,” tutur Tito.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Komisari Arman mengatakan telah menyita surat tugas pengelolaan lapak parkir yang diterbitkan Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi.

“Sudah ada beberapa orang yang dipanggil. Kalau berkaitan, pejabat terkait pun dipanggil. Nanti tentu dengan penyelidikan kita lebih lanjut,” ungkap Arman. (Cas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here