Beranda Umum LSI Denny JA: 99% Kasus Virus Corona Akan Tuntas Sebelum Vaksin Ditemukan...

LSI Denny JA: 99% Kasus Virus Corona Akan Tuntas Sebelum Vaksin Ditemukan , Di Indonesia Akan Tuntas Juni 2020

0
loading...

BeritaSepuluh.net – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyimpulkan, 99 persen kasus Covid-19 selesai sebelum vaksin untuk virus itu ditemukan. Pada Juli hingga September 2020 adalah rentang waktu di mana virus corona tidak lagi menjadi masalah bagi dunia.

Demikian salah satu kesimpulan yang riset LSI berdasarkan data dengan model proyeksi. Riset ini menggunakan sumber data dari:

1. Wordometer Data Dunia.Yang setiap waktu mencatat pertumbuhan dan perkembangan baru dari seluruh dunia, oleh siapapun yang terpapar virus corona, sehingga lembaga ini punya database yang bisa diolah sehingga bisa disimpulkan.

2. Singapore University Of Technology And Design.Lembaga ini menggunakan data Driven Projection dengan menggunakan kekuatan Artificial Intellegence.

Indikator awal bahwa virus corona akan segera berakhir sebelum vaksin ditemukan adalah, dari trend data bahwa berbagai negara sudah melampaui trend puncak pandemi corona, misalkan Jerman, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru.

Melalui patokan riset dari dua data diatas, LSI mempunyai 3 kesimpulan :

1. Virus Corona akan tuntas 99% di dunia, kira kira pada bulan Juli sampai September 2020. Yang akan terbagi menjadi 3 kategori, yaitu kategori:

A. Negara  yang tuntas 99% ada di bulan mei, semisal Jeman, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

B. Negara yang tuntas 99% pandemi coronanya pada bulan Juni 2020.

C. Negara yang tuntas 99% pandemi coronanya setelah bulan Juni 2020.

2. Di Indonesia pandemi virus corona 99% akan tuntas pada bulan Juni 2020, diperkirakan tiga minggu setelah lebaran, Indonesia akan kembali hidup hampir normal.

3. Kapan tuntas total 100% pandemi virus corona di dunia, pada fase ini LSI memperkirakan era dimana sudah ditemukan vaksin, yaitu sekitar bulan Mei sampai Juli 2021.

Tahapan ini akan terwujud, tentu ini dengan asumsi aneka protokol kesehatan yang digariskan WHO dan Pemerintah RI dipatuhi. Antara lain social distancing, physical distancing, work from home, study from home, larangan mudikkecepatan ditemukan vaksin dan virus tidak bermutasi menjadi virus baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here