Mengenal Ivermectine Obat Terapi Covid-19

  • Bagikan

Beritasepuluh.net – Akhir-akhir ini, berita seputar ivermectin sebagai obat Covid-19 cukup ramai diperbincangkan. Beragam kontroversi pun bermunculan terkait efektivitas obat ini untuk mengobati Covid-19. Sebenarnya, apa itu ivermectin dan benarkah obat ini dapat mengobati Covid-19.

Ivermectin sudah digunakan sejak lama sebagai obat untuk membasmi infeksi cacing parasit pada tubuh manusia dan hewan. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi kutu dan tungau, misalnya pada penyakit kudis.

Obat antiparasit Ivermectin dikabarkan sudah dapat lampu hijau dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terapi Covid-19. Obat ini akan diproduksi oleh PT Indofarma, Tbk.

“Hari ini juga kami ingin menyampaikan obat Ivermectin obat antiparasit sudah keluar hari ini sudah mendapatkan izin BPOM,” kata Menteri BUMN Erick Thohir, Senin, 21/6/2021, kemarin.

Obat Ivermectin ini rencananya akan mulai diproduksi dengan kapasitas 4 juta obat perbulan. Diharapkan, bisa jadi solusi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

Penggunaan Ivermectin untuk Covid-19 sudah marak di beberapa negara, tapi harus tetap membutuhkan dukungan ilmiah lebih lanjut untuk akhirnya ikut digunakan sebagai terapi Covid-19 di Indonesia, dalam hal ini uji klinis, walau ditemukan adanya indikasi bisa membantu penyembuhan.

Beberapa waktu lalu, sebuah penelitian di Australia mengungkapkan bahwa ivermectin terlihat dapat menurunkan jumlah virus Corona secara signifikan pada sel yang terinfeksi virus tersebut. Ada juga riset yang menyebutkan bahwa ivermectin dapat mempercepat proses pemulihan pada pasien COVID-19 dengan gejala ringan.

Hasil penelitian tersebut disambut dengan antusias oleh beberapa pihak, karena obat ini mudah didapatkan dan harganya jauh lebih terjangkau bila dibandingkan dengan mengembangkan obat baru untuk Covid-19.

Ivermectin kerap digunakan sebagai obat cacing dan obat pembasmi kutu. Namun, beberapa penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa ivermectin juga memiliki efek antivirus terhadap beberapa jenis virus, seperti virus Zika, influenza, chikungunya, dan virus Dengue.

Sementara itu, ivermectin sebagai obat Covid-19 telah diteliti dalam studi kecil dan dikombinasikan dengan doxycycline untuk mengetahui pengaruhnya. Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa kombinasi kedua obat ini bekerja lebih baik dalam mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan Covid-19. (BS/C45)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *