Sulam Jelujur Pesawaran Goes to New York

  • Bagikan

BeritaSepuluh.net – Keindahan dan karakteristik originalitas Sulam Jelujur tak ada bandingannya. Sulam Jelujur merupakan warisan budaya lokal masyarakat Kabupaten Pesawaran. Kain tersebut disulam perajin yang merupakan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dari Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Dalam sejarahnya, Sulam Jelujur pertama kali dibawa para transmigran ke Pesawaran pada tahun 1905. Rangkaian sejarah tersebut meninggalkan warisan budaya yang kini menjadi kerajinan kain khas asal kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama.

“Sulam jelulur awalnya kita temukan dari sebuah kain atau taplak di Desa Sungai Langka,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi dalam talk show Bupati Menyapa, Sabtu (2/7/2022).

Sulam Jelujur juga sudah secara resmi diluncurkan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal secara khusus di komplek perkantoran Pemda Kabupaten Pesawaran pada 25 Oktober 2021, setahun silam.

Kerajinan Sulam Jelujur juga menjadi bagian upaya menggali dan mengembangkan potensi masyarakat serta melestarikan warisan budaya yang bersinergi dengan seluruh perajin dan stakeholder.

Selain pasar domestik, Sulam Jelujur juga sudah merambah pasar global, seperti Kroasia, Belanda, dan Afrika. Sulam Jelujur juga telah ditampilkan dalam even-even seperti pameran dan Fashion Week di Kabupaten Pesawaran.

Bahkan kabar terbaru, dua desainer Lampung siap memukau mata dunia dengan busana batik Lampung dan sulam jelujur di New York Indonesia Fashion Week, New York, Amerika Serikat pada 11 September 2022 mendatang.

Keduanya ialah Laila Al Khusna dan Ariez yang mempersiapkan total 24 busana terbaik dan ramah lingkungan karena menggunakan pewarna alam.

Kedua desainer ini akan menampilkan busana Batik Siger dengan model etnik bertemakan Prasaja dan Sulam Jelujur yang bertema Sang Dewi.

“Kami mohon doa agar bisa sukses mengikuti ajang NYIFW di New York,” ujar Owner Batik Siger Laila Al Khusna didampingi Desainer Sulam Jelujur Ariez, di Batik Siger, Rabu (31-8-2022).

Selain fashion show, nanti ada sesi memberikan pembelajaran tehnik Sulam Jelujur dan warna gradasi pewarnaan alam.

Ia berharap dengan mengikuti event ini bisa mengharumkan nama Lampung, dan bisa mengangkat perekonomian pengrajin.

“Mudah mudahan dengan even internasional ini dapat mengenalkan Lampung yang kaya akan seni budaya dan kerajinan,” Pungkasnya. (BS/C45)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.