Soekarno dan Asal Usul Pancasila, Hingga Ditetapkan 1 Juni Sebagai Hari Lahir Pancasila

  • Bagikan

Beritasepuluh.net – Dikutip dari laman resmi bkn.go.id, Melalui Keputusan Presiden ( Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, pemerintah menetapkantanggal 1 Juni 1945 sebagai hari lahir pancasila, sekaligus sebagai hari libur nasional. Penetapan tersebut bertujuan agar pemerintah, masyarakat dan seluruh komponem bangsa bisa memeperingati pancasila sebagai ideologi bangsa, dan merupakan dasar negara Indonesia.

Namun masih ada beberapa hal yang menarik untuk dibahas mengenai Pancasila. Seperti siapa yang menjadi pelopor Pancasila? Kenapa dinamakan Pancasila? Sebenarnya apa makna dari Pancasila? Berikut ulasan yang perlu kamu ketahui mengenai Pancasila.

Seperti dikutip dari laman resmi Universitas Katolik Indonesia, Atma Jaya, Konon katanya, sekitar tahun 1934-1938 di dekat pohon sukun yang berdiri menghadap ke laut adalah tempat yang digunakan Bung Karno untuk merenung. Para saksi sejarah menuturkan, bahwa yang direnungkan oleh Bung Karno adalah Pancasila. Kemudian di Ende, Flores, Bung Karno merumuskan ide-ide besar yang diperoleh termasuk ideologi Pancasila.

Dalam sebuah buku autobiografi Bung Karno, beliau mengatakan, “Di pulau Bunga yang sepi tidak berkawan aku telah menghabiskan waktu berjam-jam lamanya merenungkan di bawah pohon kayu. Ketika itu datang ilham yang diturunkan oleh Tuhan mengenai lima dasar falsafah hidup yang sekarang dikenal dengan Pancasila. Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali tradisi kami jauh sampai ke dasarnya dan keluarlah aku dengan lima butir mutiara yang indah.”

Hal berikutnya adalah mengenai kata Pancasila. Awal mula kata ini terbentuk adalah dari sidang Badan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Kala itu, Bung Karno memberikan nama dari lima prinsip dasar negara dengan Panca Dharma. Tapi menurut beliau itu tidak tepat. Setelah dibantu oleh teman yang merupakan ahli bahasa, muncullah nama Pancasila. “Sila berarti asas atau dasar dan diatas kelima dasar itu kita mendirikan Negara Indonesia,” papar Bung Karno kala itu.

Makna Pancasila sebagai dasar negara adalah sebagai pedoman bagi masyarakat dan seluruh bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga merupakan sebuah landasan jika ada hambatan atau gangguan yang menyerang bangsa Indonesia agar tetap kokoh berdiri dalam menghadapi berbagai persoalan.

Bung Karno menolak untuk disebut sebagai penemu Pancasila. Baginya, nilai-nilai yang ada di Pancasila sudah ada dan hidup di bumi dan merupakan tradisi bangsa Indonesia.

Untuk itu pemerintah melalui Kementerian Sekretaris Negara, dengan surat Nomor B-437/M.Sesneg/SET/TU.00.04/05/2017, tanggal 18 Mei 2017, menyerukan agar seluruh instansi pemerintah, baik di pusat, darah, maupun perwakilan pemerintah di luar negeri, serta BUMN/BUMD, untuk mengadakan upacara bendera Memperingati Hari Lahir Pancasila, pada tanggal 1 Juni 2017, dan melaksanakan Pekan Pancasila pada tanggal 29 Mei – 4 Juni 2017.

Berikut salah satu pesan yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo, dalam sambutan memperingati Hari Lahir Pancasila.

“Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada aliran darah dan detak jantung kita, perekat keutuhan bangsa dan negara. Saya Jokowi, Saya Indonesia, SayaPancasila.” Presiden RI, Joko Widodo. (BS/C45)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *